Morning Glory

Hai,
Yang ini bukan lagi sepucuk makna untuk dinda. Bahkan banyak hal yang ada dalam angandan belum sempat terwujudkan namun dinda sudah entah kapan kan dijumpa dan dapat menikmati kebisingan jalan raya bersama. Puji syukur kini dinda sudah bertambah lagi angka dalam usia dan tentunya berkurang masa di dunia. Tuhan begitu baik ciptakan manusia semacam dinda yang selalu membersamai dalam suka duka. Tuhan pun tak pernah ingkar kala memohon tuk berikan teman berfikir, menangis, dan bersandar, diciptakanlah dinda. Tuhan juga tak pernah salah menjauhkan dinda sementara agar timbul rasa yang tak mampu dijelaskan oleh kata2. Sebagian orang menyebutnya rindu semata, atau rasa ingin bersama lebih lama. Namun, rasa ini bukanlah keduanya, ini adalah kombinasi rasa yang termasuk sesal didalamnya. Untaian kata 'Mengapa' selalu terlintas karena banyak hal yang tak sempat diukir bersama. Entah berapa lama lagi kita dapat bersua, sedikit memeluk manja, bertukar canda, atau bahkan meratapi segala macam peristiwa bersama.

Dinda bukan ibu peri, bukan malaikat, bukan siapapun yang diceritakan dalam dunia fantasi. Dinda ya jelas manusia biasa, dan lebih dari fantasi semata. Dinda hadir dalam setiap tetes air mata yang tak pernah dilihat oleh banyak manusia lainnya, dinda hadir dalam canda tawa walau kehidupan pun cukup berat dilaluinya, dan dinda senantiasa penasihat utama ketika diri merasa tak berharga, dinda selalu memberi petuah agar mengutamakan yang baik untuk diri sendiri daripada manusia lain yang tak pernah anggapku ada.

Kini, dinda menjadi lebih kuat dan dewasa, dengan segala macam berat yang dipikulnya, dinda menjadi perempuan tangguh yang tak pantang putus asa. Dinda tetap jauh, bahkan tak bisa dipandang mata. Namun, sejauh apapun dinda, ia akan selalu tersebut dalam setiap doa, dan harapan untuk kapanpun waktunya bersua. Terima kasih untuk kasih yang dinda limpahkan, untuk sayang yang tak henti dinda ucapkan, untuk peluk yang selalu dinda berikan. Semoga apapun harapan, impian, dan doa dinda selalu mendapatkan berkah yang amat sangat. Terima kasih dinda, jasamu bukan lagi bermakna seperti pahlawan sebelumnya. Jasamu benar-benar menancap dalam nurani dan kalbu alifa, semoga segera mencapai narda walau perlu merangkak dan terluka untuk menggapainya .

Comments

Popular posts from this blog

Dhanyavaad

DUA PULUH DELAPAN

Sepucuk Makna Untuk Dinda